Puisi patah hati

 BERKELANA

Aku pernah berjalan tanpa genggaman...

Bahkan sangat terasa jika sedang sendiri...

Pemerhati sepi juga suara ramai namun tetap sunyi di telinga yang sedang tak memiliki...

Melangkah dalam dekap angan-angan fana..

Meratap pada dinginnya angin malam..

Meringiskan luka yang tak pernah juga samar pada rerintik hujan yang turun perlahan...


Kamu tetaplah yang terhebat dalam merebut bahagiaku...

Mampu memadamkan seketika dengan kata...

Memudarkan indah pada bunga yang sejatinya sungguh elok di pandang mata...


Komentar