Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2021

puisi

SESEORANG pagi tak juga merubah sejuknya harapan... keadaan yang semakin memanas... meletakan salah pada sisi yang mengalah... Seseiring apa menerunkan ego yang tidak bermelodi.. terpaku di ujung kepastian tanpa jati diri... hatinya terseok karena kata yang melukai.. namun tak juga anda memahami... sebagaimana harusnya cinta di beri.. disana tak lagi nampak namanya indah... tak bertemu juga bagaimna harusnya tertawa... bahkan melucupun tak sanggup hadir di tengah berbincangan.. seseorang... berbaliklah ambil jiwamu yang dulu.. yang mampu menghadirkan rupanya senang... menarik namanya tawa juga lelucuannya... menghadirkan susana yang nyaman untuk di rindukan.. _Yuli Anma  

Puisi patah hati

  BERKELANA Aku pernah berjalan tanpa genggaman... Bahkan sangat terasa jika sedang sendiri... Pemerhati sepi juga suara ramai namun tetap sunyi di telinga yang sedang tak memiliki... Melangkah dalam dekap angan-angan fana.. Meratap pada dinginnya angin malam.. Meringiskan luka yang tak pernah juga samar pada rerintik hujan yang turun perlahan... Kamu tetaplah yang terhebat dalam merebut bahagiaku... Mampu memadamkan seketika dengan kata... Memudarkan indah pada bunga yang sejatinya sungguh elok di pandang mata...